Diancam Parang dan Tombak, Warga: Polisi Biarkan Kakek Cabul Itu Kabur
Cari Berita

Diancam Parang dan Tombak, Warga: Polisi Biarkan Kakek Cabul Itu Kabur

Rabu, 27 Juli 2016




Ilustrasi internet
WAJOTERKINI.COM --- Teruslah mengawasi anak-anak anda untuk menghindari kejadian yang tak di inginkan, seperti yang terjadi di Desa Lamiku, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, seorang kakek berusia 70 tahun dipolisikan karena diduga kuat sebagai pelaku asusila.

Kakek Imam dituding telah menjadi pelaku pencabulan anak dibawah umur. Hal itu terkuak setelah orang tua korban berhasil mengorek informasi dari anaknya yang masih berusia 5 tahun telah menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan si kakek.

Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Aryo Dwi Wibowo tidak menampik adanya laporan atas dugaan pencabulan yang dilakukan oleh seorang kakek terhadap bocah yang masih berusia 5 tahun.

"Sementara (pelakunya) dalam pengejaran,"singkat Aryo Dwi Wibowo kepada wartawan, Selasa 26/7/2016.

Sementara situasi di sekitar rumah korban sempat memanas, Senin 25/7/2016 malam, warga menyesalkan aparat kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap korban dan terkesan membiarkan pelaku kabur.

Situasi memanas dari keluarga korban, aparat Pemerintah Desa Lamiku terpaksa meminta personel TNI bersiaga dilokasi rumah pelaku untuk menghindari aksi main hakim sendiri dari keluarga korban.

"Polisinya takut mendekat karena si kakek pake dua parang dan tombak, si kakek itu juga terus berteriak menantang polisi, katanya dia tak takut mati, warga juga menyesalkan penggrebekan yang dilakukan anggota Polsek berjumlah empat personel tidak berkoordinasi aparat desa,"kata sejumlah warga Lamiku.(wt-chal)