Ini Alasan Icha Pilih Bidan
Cari Berita

Ini Alasan Icha Pilih Bidan

Berita Wajo Terkini
Selasa, 02 Februari 2016



WAJOTERKINI.COM - Menjadi seorang bidan adalah cita-cita bagi sosok gadis cantik pemilik nama lengkap Icha Marhayu. Menurutnya, Melalui tangan–tangan bidan lah kehidupan baru itu akan muncul membawa sejuta impian serta menghadirkan senyuman di wajah seorang ibu yang menanti kehadiran putra-putrinya.

"Dari kecil Aku ingin menjadi seorang bidan yang profesional, yang bisa menolong siapa saja yang membutuhkannya, terutama membantu keluarga yang kurang mampu dalam segi kesehatan. Aku berharap mampu melaksanakan tugasku menjadi seorang bidan. Semoga aku bisa membahagiakan dan membanggakan kedua orang tuaku. Dan yang pasti tentu sangat mulia pekerjaan ini,"tutur gadis yang akrab disapa Icha itu.

Dara kelahiran Wirae, 23 Juni 1992 silam itu mengakui, Dirinya kuliah di Akademi Kebidanan (Akbid) Puangrimaggalatung Sengkang dengan harapan kelak akan mampu mewujudkan cita-cita yang besar pada sebuah janin yang akan hadir menjadi seorang bayi mungil. Tentunya semua itu tidak lepas dari izin Tuhan Yang Maha Kuasa. 

"Manjadi Bidan itu merupakan pekerjaan yang mulia, yang selalu mencurahkan aktivitasnya untuk kesejahteraan masyarakat khususnya para ibu yang ingin melahirkan,"kata gadis alumni SMA Negeri 1 Sajoangin itu.

Putri bungsu dari empat bersaudara ini, merupakan anak dari pasangan Syamsuddin dengan Hasmawati Warga asal Wirae, Desa Lalliseng, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo. Dengan memilih profesi bidan berarti dirinya memilih semua profesi. Pasalnya selain sebagai pemimpin persalinan, bidan juga dapat berperan sebagai dokter ketika memeriksa, perawat ketika melakukan perawatan, pengasuh ketika memberikan asuhan, penjahit ketika menjahit perineum, baby sister ketika merawat Bayi Baru Lahir (BBL).

Bukan hanya itu, Bidan juga ibarat seorang laboran ketika memeriksa HB pasien, Pengamat ketika mengamati keadaan pasien, Peramal ketika mendiagnosa suatu kelainan, Farmakolog ketika memberikan obat, Penasihat ketika menasihati pasien, Supporter ketika memberikan dukungan agar pasien cepat sembuh, Jurnalis ketika menggali data pasien, Notulen ketika menuliskan pendokumentasian, serta reporter ketika menyampaikan hasil pemeriksaan.

Menjadi seorang bidan yang jauh lebih bermakna bagi gadis pengemar warna pink ini adalah Bidan dapat menjadi sahabat bagi semua lapisan masyarakat. Selain itu, bidan juga bisa dibilang les rumah tangga sepaket, maksudnya bidan itu pasti akan bisa segala macam, mulai dari ngurus dirinya sampai ngurus suami dan anak-anaknya kelak.

"Mari kita selamatkan negeri ini dari kematian ibu dan anak, turunkan Angka Kematian Anak (AKA) dan Angka Kematian Ibu (AKI), Sukseskan program pemerintah khususnya dalam bidang kesehatan. Ayo, ikut serta dan berperan aktif dalam melahirkan generasi yang bisa terus memperbaiki negeri ini,"tandasnya.(wt-ibe)